Ternyata Ini Bedanya Bisnis Reseller Dengan Dropship

Untuk itu, selain anda harus pintar dan tepat dalam memilih produk, anda juga harus benar-benar menguasai seluk beluk produk tersebut . Sepintas, menjadi reseller terkesan mudah dan siapapun mampu melakukannya. Hal ini memang benar, tapi bukan berarti lantas anda memutuskan untuk menjadi reseller tanpa tahu apa itu reseller dan kiat sukses untuk menjadi reseller online. Bicara soal modal, masih banyak masyarakat yang bingung mendapatkan modal finansial apalagi bagi mereka yang masih berstatus mahasiswa yang ingin mencari penghasilan tambahan sendiri.

Ia pun telah membangun ruko untuk kepentingan bisnis dan keluarganya. Berbisnis saat ini tidak melalui berbicara tentang modal yang besar. Di era digital, ada banyak sekali kesempatan untuk menghasilkan pendapatan dengan modal yang sangat kecil, bahkan tanpa biaya. Hanya saja, Anda perlu menelusuri prospek bisnis tersebut, Slot Game Online seperti yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa Universitas di Bandung, Ridwan Saputra. Jangan lupa untuk perhatikan ketahanan serta kualitas produk yang kamu jual. Sebab, menjadi dropshipper, kamu hanya perlu meneruskan bujet yang kamu terima dari pembeli dan kamu bisa mengambil keuntungan sesuai yang kamu inginkan.

Berbisnis sebagai dropshipper

Hal ini akan menjadi nilai plus, Apalagi kamu sudah memiliki brand yang sudah berkembang. Karena itu, akan lebih baik jika kamu memesan beberapa produk sebagai contoh, lalu mengambil beberapa foto untuk promosi sendiri. Pastikan produk yang dijual itu sedang banyak dicari oleh pelanggan. Cara untuk mengetahui produk apa yang sedang trending adalah dengan menggunakan google keyword planner dan lain sebagainya. Selain itu media sosial seperi Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya bisa juga kamu gunakan untuk menjangkau audiens lebih luas. Dalam menjalankan mannequin bisnisdropship,peranmu adalah sebagaimarketer.

Untuk melakukan bisnis ini, Anda hanya memerlukan modal gadget, pulsa, nomor rekening, dan internet. Anda tinggal memasarkannya saja melalui akun media sosial, website, blog, ataupun chat messenger. Satu hal yang perlu Anda tahu, dropshipper berbeda dengan reseller. Reseller diharuskan membeli barang jualan terlebih dahulu untuk kemudian dijual kembali.

Dengan begitu, Anda bisa menjual barang yang sangat dibutuhkan masyarakat atau sesuatu yang sedang tren. Pertama tama yang harus anda persiapkan adalah software program atau tools dropship. Tools ini berguna untuk mengambil information produk provider langsung banyak sekaligus. Sebagai reseller, paket dikirim dari kamu ke pelanggan, sehingga kamu juga harus mengurus packing dan proses pengiriman.

Pastikan provider tidak memberi risiko jangka panjang bagi bisnis Anda. Anda pun harus meyakinkan provider bahwa Anda bisa menjadi mitra bisnis yang hebat. Dengan kata lain, relasi antara Anda dan provider haruslah saling menguntungkan. Memang menjadi dropshipper tidak terlalu capek seperti yang dialami para pebisnis yang melangsungkan penjualannya secara fisik. Namun ini semua kembali kepada kamu yang bisa mengatur sendiri kapan dan sampai batas mana kegiatan kamu meladeni pelanggan. Kamu pun bisa membuat pengumuman jika kamu ingin waktu off atau libur di hari tertentu.